Sudahlah sayang tetaplah jd wanita yg ceria, tolong katakan pada kelopak matamu agr tak menjatuhkan air mata di pipi merahmumu itu..
30 mei 2010 kau duduk tepat di sampingku tanpa sepatah katapun, kau hanya tersenyum lirih menahan tangis, ku tau kau tersenyum agar membuatku tak sedih di hadapanmu, tapi ku bkn setahun dua tahun mengenalmu,, ku tau kau ingin menangis, sayang menangislah sekrang di bahuku, luapkan semua emosimu, tp setelah itu ku ingin kau menjadi wanita yg ceria, masih banyak orang yg membutuhkan senyum indahmu,, bila kau tak menghendaki itu tolong katakan pada kelopak matamu agr tak menjatuhkan air mata di pipi merahmu,
apa daya ini bukan ingin kita sayang, tp apakah kita harus menyalahkan takdir, kamu prnah bilang bahwa ketika tangan berpeluk maka tak ada satupun yg menginginkan perpisahan kan? ini sudah jalan tuhan syang perpisahan raga belum tentu tangan kita bisa terlepas untuk saling memeluk, apalah arti jarak bila hati telah
saling menggenggam. di dunia ini siapa sih yg inginkan perpisahan ? gk ada kan, ku tau ini berat tapi lebih berat lagi bila suatu saat nanti ku tak bisa membahagiakanmu sayang,percayalah ini hanya sementara,
kenangan indah kita dulu, saat kita pertama dulu jumpa mungkin pelengkap kebahagiaan ini, sebelum kita berpisah dalam jarak,kamu dulu berkata bahwa kebahagiaan terbesarku adalah keyakinan bahwa aku di cintai oleh orang yg aku cintai, dan kau menggenggam erat tanganku sambil berucap "itu kamu", akupun saat itu merasakan hal yg sama sepertimu, jd apakah kata itu harus terdustai ketika kita berjauhan? percayalah syang selama goresan hati yg kau patahkan di kalbu ini belum tercabut kau yg selalu ada d jiwa ini, kata oarng menunggu adalah wujud dari mencintai, maka aku akn buktikan bahwa ucapan itu benar, aku merindukanmu dalam jarak dan mencintaimu dalam doa.